“What went wrong? Is there any hope from”
Hari/tanggal :
Rabu, 4 april 2017
Tempat :
Universitas Gunadarma kampus D
Pembicara :
1. Edy Setiadi (Deputi Komisioner Pengawas IKNB Otoritas Jasa Keuangan)
2.
Didin Hafidhuddin (Guru Besar IPB, & Wakil Dewan Pertimbangan MUI pusat)
3. H.
Mahmud Ali Zain (Ketua Pengurus KSPS BMT UGT Sidogiri Indoesia)
Moderator :
Jamil Abbas B. Com, MBA
Beberapa
landasan pengelolaan zakat :
I. QS.
Al-Baqarah (2) ayat 43 (perintah zakat yang di agendakan dengan shalat)
II. QS.
At-Taubah (9) ayat 60 (pendayagunaan zakat)
III. QS.
At-Taubah (9) ayat 103 (penghimpunan zakat)
IV.
Hadist Imam Bukhari
V. Hadist
Muadz bin Jabal
Tujuan pengelolaan zakat melalui Amil
Zakat ( UU No. 23 tahun 2011) yaitu meningkatkan efektivitas dan efisiensi
pelayanan dalam pengelolaan zakat dan meningkatkan manfaat zakat untuk
mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Terdapat 5 agenda nasional optimalisasi
pengumpulan dan pendayagunaan zakat terutama dalam menggali potensi zakat di
Indonesia sebesar ± 217 triliun pertahun (hasil penelitian BAZNAS
bekerjasama dengan FEM IPB dan IDB, 2011) kelima agenda tersebut memiliki
memerlukan peran dari para akademisi, para tokoh agama, tokoh ormas, dan tokoh
masyarakat secra luas agar timbul kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui
amil zakat yang amanah.
Adapun 5 agenda nasional zakat yaitu:
1. Sosialisasi
dan edukasi zakat
2. Penguatan
kelembangan pengelola amil zakat
3. Optimalisasi
pendayagunaan zakat
4. Penguatan
regulasi pengelolaan zakat
5. Sinergi
Contoh success story usaha yang di kelola dengan
system syariah ( KPSP BMT UGT sidogiri Indonesia)
Sejarah singkat kopersi di sidogiri
bermula dari berdirinya koperasi pesantren yang di dirikan oleh K.A. Sa’dullah
Nawawi pada tahun 1961 dan koperasi ini untuk melayani kebutuhan santri pondok
pesantren sidogiri terutama kebutuhan di bidang pendidikan dan pengajian,
koperasi ini bergerak di sector rill berbentuk mini market, kanten santri, took
ATK, percetakan, took busana muslim, oleh-oleh haji& umroh dengan
menggunakan nama “TOKO BASMALAH”.
Berikutnya tahun 1997 tepatnya 17 juli
1997 berdiri koperasi BMT MMU ( Masalahah Mursalah LII Ummah) berkantor pusat
di desan Sidogiri merupakan koperasi simpan pinjam syariah yang semula berupa
koperasi primer kabupaten lalu alih bina menjadi koperasi priper propensi pada
tahun 2009 dengan nama koperasi BMT Masalah Sidogiri Jawa Timur. Selanjutnya
berdiri koperasi Agro Sidogiri yang bergerak di bidang pertanian, berdiri pada
tahun 2008 dengan badan hokum koperasi primr Propensi Jawa Timur
berkantor pusat di desa Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Jawa
Timur. Saat ini bergerak dalam penggilingan padi produksinya do konsumsi oleh
anggota juga di jual di kopontren Sidogiri. Sampai saat ini KPPS BMT UGT
Sidogiri Indonesia mempunyai 1505 orang karyawan, 16.010 orang anggota (juni
2016), mempunyai 284 gedung kantor cabang/capem/kas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar